hanya manusia lemah yang mengemis untuk dikasihani
menempatkan diri menjadi penderita
hingga menunggu seorang melihat iba
menanti uluran tangan untuk datang
menunggu tamparan yang terasa nanar
menggapai mimpi dengan mimpi
membual kata melempar asa
seribu kata memagari diri
menjaga hati dari realita yang terjadi
menutup telinga
menutup mata
fakta adalah bahaya
seperti itukah diriku...
jika ia...maka...aku manusia lemah
No comments:
Post a Comment