akhir-akhir ini aku mengikuti blog sepoci kopi, aku membaca sebuah blog yang becerita 'coming out' sebenarnya gak perlu. dulu aku merasa 'coming out' itu perlu, karena aku ingin dilihat dengan apa adanya aku, aku ingin menjadi teman dengan apa adanya aku, aku menjadi seseorang tanpa harus menyembunyikan 'diriku', aku tak mau berbohong dengan sahabat. aku hanya ingin aku sebagai diriku dilihat apa adanya.
aku 'coming out'
aku melakukannya pada orang yang kusayangi
pada ketiga sahabat...tpi nampaknya aku membuat kesalahan...maaf terkadang aku merasa lebih baik kalian tidak mengetahui aku yang sejujurnya. tapi maaf aku hanya ingin dilihat sejujurnya.
aku manusia normal yang ingin mencintai dan dicintai. aku sudah tak kuasa menahan rasa 'lebih baik tak dicintai', karena aku ingin mencintai dan dicintai.
hal yang paling membuatku bingung ialah 'kenapa aku tak coming out dengan keluarga ku'. toh walaupun tak melakukannya...
aku bosan dengan pandangan mata ayahku yang melihatku dengan jijik, atau berpura-pura segala halnya biasa saja, aku tak mau melihat pandangan ibuku yang menatapku dengan pandangan kasihan, aku lelah mendengar kata-kata keluargaku yang menganggap aku seperti orang gila.
dulu aku benci mencintai karena bila aku mencintai, aku akan mencintai wanita. namun aku manusia normal yang ingin dicintai dan mecintai. terlalu besarkah keinginanku sehingga mereka memperlakukanku seperti orang gila?
terima kasih untuk sahabat yang selalu mendengar keluh kesahku, maap jika hal ini membuatmu bosan, tapi sungguh merasa didengar membuatku bahagia, karena aku tak bisa berbicara banyak dan tak ada yang mau mendengarku.
terima kasih untuk temanku yang selalu berusaha menjadikanku wanita hetero, namun aku ialah aku. terima kasih untuk kepura-puraan dirimu.
No comments:
Post a Comment