Saturday, March 3, 2007

Sepi


gema kesepian terus menghatuiku

menelusuri setiap sel hati

layaknya sel kanker

menyebar ke seluruh tubuhku


angin menyelimuti epitel

darah mengalir perlahan

jantung berkontraksi-relaksasi

hati mebakar jiwa


rnviktigh ritghirghieiteij ojgrgujppeiojjfjs,j

...Sunyi...

aku mengunci mulutku dengan diamku
aku menghilangkan tatapan dengan lamunanku
aku membunuh emosi dengan dendamku
aku...apakah aku wanita?
wanita? apakah kau manusia?
manusia apakah engkau?
siapakah 'engkau'?
kesunyian akan terusik oleh tatapan mata
yang membakar hati, seketika
seketika jua ia menghilang
meninggalkan dendam...
sakit hati yang tak terelakkan...
kesunyian...selamat datang kembali

Friday, March 2, 2007

Tititk

di satu titik, di mana tak ada lagi semangat
ku ingin akan ada teman yang akan mengingatkanku, tentang apa artinya perjuangan untuk tujuan
aku ingin ada bahu tempatku bersandar
aku ingin ada suara yang menenangkan
aku ingin ada seseorang untuk menemaniku...

mungkinkah...

titik itu...diam-diam mengintaiku...
awalnya ia hanya satu titik tak tergubris namun kini...titik itu seperti satu bola raksasa yang membayangiku
perlahan-lahan ia membesar