Wednesday, December 12, 2007

hujan tak selamanya turun (tulisan lama)

tanpa sadar jam ditanganku telah menunjukkan pukul 21.00, malam semakin malam.

malam kenapa kau berwana hitam?
apakah agar sang bulan dapat bersinar terang?
ataukah untuk permaisuri bintang yang hadir untukmu?

malam...takutkah kau akan pagi?
yang merengut kuasamu?
ataukah kau percaya pagi akan berlalu dan kau akan berkuasa lagi?

malam...pagi yang sombong akan datang,
menampar tiap partikel udara dengan cahaya mentarinya,
membangun gelisah para pemimpi.

lamunanku terhenti,
hujan mulai mengganas,
melindas semua yang menantangnya.
memecah keheningan dengan gelegarnya.

hujan terus menderu ,
bergejolak bersama angin,
membeku bersama malam.

badanku terduduk kaku, menanti...penantian yang panjang...


halte kalibata 03

10 desember 2007

namun sekarang...tak ada lengan hangat tempat untuk ber'pengecut', hanya aku dan diriku (di dalam diriku).

terima kasih teman, yang mengiringi akal sehatku. terima kasih akal sehat, yang mengiringi hidupku.