Monday, July 20, 2009

egois

"halo ma, lagi ngapain?"
"lagi leyeh leyeh di amben..."
lalu mama menceritakan keadaan saudara2 kami, menceritakan kesehariannya..
mendengar riang di rima suaranya membuat mataku berair, tanpa kusadari air2 itu telah menggenang di pelupuk mataku sehingga ruang kamar menjadi berbayang
aku mendengarkan seksama cerita mama, lamunanku berlari ke tanah jogja, di mana kampung halaman mama dan bapak
bapak...

setelah mama selesai berbicara, kuberanikan diri ku untuk bertanya
"bapak lagi ngapain ma?"
"bapak lagi nyepeda ke glagah" jawab mama.
"o..y udah ma, salam buat bapak".
kumatikan telepon, bukan karena telah panas kupingku atau habis bahan yang ingin kudengar dari mama,namun hatiku sudah tak kuat untuk membungkam,
dalam sepi...kumenangis.

dulu, saat2 liburan sekolah-kuliah-hari raya, kami sekeluarga pulang ke jogja.
saat di jogja, aku selalu menghabiskan waktu bersama bapak.
pagi hari, kami akan ke pasar ikan mencari kepiting atau ikan untuk dibakar, menjelang siang kami akan berjalan-jalan menuju gunung atau berjalan-jalan menuju tempat-tempat favorit bapak atau tempat bersejarah baginya-hanya akulah yang diajak bapak untuk menulusuri 'tempat masa muda bapak'. saat hari menjelang sore, kami akan menyepeda menelusuri pantai glagah-tresik-parangtritis. aku sangat suka bersepeda menyusuri pantai pada sore hari, itu sudah seperti menjadi ritual bagiku.
saat malam harinya, kami merencanakan apa dan kemana kami keesokan harinya.

saat ini, aku membayangkan bapak yang sedang bersepeda sendiran, menyusuri pantai, sendirian tanpa aku.
kurasakan lagi keberadaan diriku di kamar ini, sendirian.
kesepian menyelimuti diriku...