* Entah kenapa idiom yang big bro pake hari ini, gak asing bagi gw...
Karena saya juga menamakan proses itu hal yang sama *
Saat seseorang yang berharga (sangat mempengaruhi hidupmu) dan biasanya sudah kau kenal/hafal sifatnya, pergi dari hidupmu secara tiba2 (baik secara pelan atau sedikit keras),
dan saat ia kembali...ia telah berubah-berbeda.
Ia tidak seperti orang yang kau kenal,
ia seperti orang baru yang datang di hadapan dirimu.
Dan pada satu titik kau merasa kau kehilangan dia,
kau kehilangan ‘dia’ yang dulu,
kau kehilangan suasana seperti dahulu saat kau bersamanya (baik itu suasana yang menyenangkan atau menyakitkan bagimu),
kau kehilangan proses dimana saat ia ber-evolusi,
kau kehilangan ‘tahap ia melompat’,
kau kehilangan waktu kalian bersama (he used to ‘right behind u’, but now he’s ‘in front of u’).
Dan emosi lama, saat kau bersama dia, kini bercampur dengan emosi ‘kehilangan’
“Marah, kesal, sakit hati, rindu”
Semuanya bercampur
Ini jawaban Big bro.
Ya, kita tak bisa membalikkan waktu (kayak quote “Save your energy, you can’t repeat the past”)
Dan mungkin pada saat kau bertanya kepada nya “Dimana lo yang gw kenal dulu?”
Jawabannya akan bervariasi, namun inilah beberapa jawaban yang saya tangkap
“Waktu berjalan, orang berubah, gak ada yang abadi.
Gw bahagia dengan diri gw yang sekarang,
gw yang dulu...kacau.
Dulu, gw gak berani, gw gak bertanggung jawab, gw egois...makanya gw pergi...”
Atau mungkin
“Manusia berubah Bro”
Atau mungkin
“Gw tetep gw, tapi yang dulu sama lo waktu SMA, itu gw yang umur 16 tahun. Sekarang yang ada di hadapan lo, ini gw yang umur 28 tahun”
Atau mungkin
“Dia yang lo kenal dulu masih ada, tapi emang perlu lo buat trigger nya”
Dan hal itu perlu interaksi lagi, interaksi seperti dulu kita sma, yang hampir 12x6 jam ketemu.
Tapi Bro…lo gak akan tahu jawaban yang keluar dari mulut dia sampai lo ketemu dan menanyakan langsung hal itu ma dia.
Kita gak perlu rendah diri, takut, atau bahkan marah…
Hal ini bukan lagi pembuktian atau pencapaian, bukan lagi “yeah… i can live my life without u”
Hal ini adalah saat lo dateng ketemu dia dan berbincang, baik di hadapan atau di sampingnya.
Kadang pengertian yang bertambah luas,
Kadang memutar kembali masa kalian bersama,
Kadang menelaah 12 tahun yang hilang,
Kadang melihat senyum bahagianya yang masih sama,
akan membangkitkan persahabatan yang tertidur.
Namun di satu sisi Big bro berkata “penyelesaiannya ialah dengan membiarkan siklus ini berevolusi dalam kehidupan gw”
Membiarkannya mengelilingi orbitnya dan kita akan berjumpa dengannya di suatu putaran waktu, layaknya komet Haley.
Namun..entahlah terkadang pribahasa ‘Hidup itu mengalir’ lebih indah dibandingkan ‘Hidup itu berputar’.
Hingga emosi itu berubah dari yang membuat mu terenyuh sedih menjadi de javu hangat.
Jika ada seorang Princess cantik di sampingmu yang mencintai mu apa adanya (atau karena lo pantas dicintai)...apakah kamu masih memerlukan pengakuan dari nya,
as u said bro "gak worthed".