Seperti mencari bayangan di malam hari
Bahkan bulan pun mengkhianati diriku.
Bintang tak pernah peduli padaku,
ia hanya bersinar bagi dirinya sendiri,
matahari pun tak jua ada untukku, saat ini.
kenapa?
Apakah karena saat ini malam hari?
Apakah jika malam hari matahari tak boleh ada?
Ataukah ia puas ditopengi bulan?
Walau angin malam memberitahu diriku dimana bayangan berada
namun tetap saja angin hanyalah angin, berbisik-bisik hingga yang terdengar ialah kehampaan...
hampa...
Dimanakah cahaya lampu?
Tak ada...tak ada listrik di sini...tak bisa kubayangkan hidup tanpa listrik.
Bambu-bambu bernyanyi untukku, nyanyian yang menentramkan jiwa,
aku mendekat padanya, namun yang kutemukan hanyalah keheningan belaka.
Keheningan di atas nyanyian bambu.
Mungkin bukan hanya aku yang saat ini mencari bayangan,
mungkin beberapa jiwa yang seperti diriku sedang mencari juga,
namun berbeda lintasannya.
Saat ini mungkin ada yang sedang terjatuh, terpuruk, tersandung, atau terkurung dalam jebakan, atau mungkin saja sudah ada yang menemukannya.
Mungkin juga ada yang melepaskannya lagi, untuk mendapatkan tujuan lain.
No comments:
Post a Comment