Friday, August 12, 2011

Lelucon anak rantau

Seperti biasa, namanya juga anak rantau, kami duduk di depan komputer menelusuri dunia maya sesuka hati kami, di kantor pada hari sabtu. Tanpa terasa, hal itu telah ter-tradisi selama setahun. 
Abang, panggilanku untuk temanku, menelusuri FB teman-temannya saat kuliah. Sedangkan aku, men-download film-film sebagai teman ku di malam hari.

“Hhh....” Abang menghela napas panjang
“Kenapa Bang? Kembang  kempis kayak gitu...ngeliatin FB siapa lo?” ledek ku

 “Teman-temanku rata-rata sudah menikah”
”Iri lo?”
“Bukan begitu Dek”
Ia terdiam, menikmati kembali rokok dan lagu Minang.

“Aku merasa, teman-temanku yang di rantau cepat kali menikahnya”
“Maklum Bang, namanya juga kesepian, perlu temen lah”

“Akh...teori manapula jawaban kau itu. Buktinya aku tak kesepian”
“Ya juga ya.... Gw sih, cuma buat kesimpulan aja. Coba lo pulang ke kos-an, sepi gak lo?”

“Ya..sedikit sih”

“Coba lo bayangin, klo pas pulang, ada yang nyambut lo di rumah, bawain lo minum, mijitin lo, ngurusin lo, nyayangin lo, ada yang nemenin lo ngobrol, dengerin lo curhat. Tambah lagi...nemenin lo malem2...enak gak tuh?”

“Akh kau ini, anak kecil. Ya juga ya, apalagi cantik dan manis ya. Wah, pasti betah aku di kos-an, tak perlu aku datang sabtu-sabtu ke kantor…ha3“

"Lagipula, bingung juga Bang. Sosialisasi anak rantau kan terbatas, apalagi yang daerah desa"
"Ya, makanya banyak yang nyari hiburan dengan menikah ya Dek?"

Aku tersenyum

“Kenapa kau senyum-senyum Dek?”
“Yah...asal jangan lo nanti nikahin anak orang gara-gara lo kesepian aja”

“Tidak lah...
Nanti kau tak kesepian-kah jika aku menikah? Tak ada pula nanti kau teman, Dek”

“Palingan gua mainnya nanti ke rumah lo...ha3”

Pikiranku melayang
‘Mungkin’

“Bolehlah...ha3”

No comments: