Saturday, November 15, 2008

malam ini

malam itu

malam itu, aku berpikir cinta adalah segalanya dan dia adalah segalanya
malam itu, aku tahu bahwa sebenarnya ia tidak mencintaiku
namun waktu itu aku tak peduli jika ia mencintaiku atau tidak, karena waktu itu yang terpenting ialah aku mencintainya
malam itu, aku berpikir lebih baik sekali daripada tidak sama sekali
malam itu aku rasakan, sebuah ciuman menjelaskan banyak kata yang terucap dan tak terucap
malam itu aku lihat bahwa pandangan matanya bukan memandangku

hari ini

hari ini, cinta bukanlah segalanya dan partner bukanlah segalanya
hari ini, lebih baik sendiri daripada harus memaksakan diri untuk mencintai orang lain dan memaksakan orang lain untuk mencintai aku
hari ini, aku mencoba meminimalisir tindakan yang mendatangkan rasa sesal

kita bertambah dewasa dan akan berjalan seiringnya waktu walaupun terkadang tersendat namun aku harus terus berjalan mencapai tujuanku menciptakan diriku. walaupun hatiku tersakiti namun tak dapat kupenjarai dia untuk tetap mencintai. karena saat aku memenjarakannya aku akan melukai orang2 didekatku dan diriku.

disini aku terhenti sesaat, terkapar...memandang terangnya sinar lampu. mendengar gemuruh suara tangis, merasa..aku tak merasakan apa pun..bahkan aku tak bisa menggerakkan otot2ku. lalu semua menjadi gelap.

1 comment:

Marsenia Trinanda Haris said...

waauw... kok kata2nya dalem dan langsung menohok hati gw..? hehe... :) but it's true... cinta membuat kita semakin dewasa...

even if it tries to kill us so many times... we all know that "what doesn't kill you will only make you stronger" right? :)