Saturday, February 23, 2013

Bulan ke-tujuh

Dalam waktu bedrest saya kemarin, saya akhirnya mulai melahap beberapa buku lagi
Indahnya 'titik jeda' dari rutinitas berkerja

Ah...saya jadi teringat tentang cerpen ke-lima saya yang saya terlantarkan.
Mari, saya ajak flashback dulu (walaupun flshback ini membuat saya sedih,
karena mengingat komputer lama saya yang terbakar).

Cerpen pertama saya bertemakan dektektif muda.
Cerpen tersebut menceritakan tentang enam anak SMA yang mengusut kasus hilangnya
teman mereka. Cerita tersebut mengusung nilai persahabatan dan kekonyolan masa muda,
serta tentunya kerjasama mereka dalam mengusut kasus tersebut.
(Saya sangat sedih saat tahu file cerpen ini tidak bisa terselamatkan,
karena cerpen ini bertemakan detektif, saya membuat deskripsi yang detail
dan juga belum saya publikasikan ke blog saya)
Cerpen tersebut saya buat saat saya SMP, pun terinspirasi dari geng petualang
pada saat saya SMP (thank u Dina).

Cerpen kedua saya bertemakan cinta tak terbalas (teenlit).
Cerpen tersebut menceritakan seorang wanita (kelas 1 SMA) yang jatuh cinta
dengan seorang pria, namun cintanya tak terbalas. Saat perpisahan, sang pria barulah jujur
pada sang wanita bahwa dia menolak cinta sang wanita karena jatuh cinta dengan orang lain
dan orang tersebut adalah juga seorang pria.
Cerita ini mengusung nilai persahabatan dan cinta, arti cinta, dan tentunya naif-nya
mereka dalam menghadapi cinta (Ini pertama kalinya saya mengenal mengenai
'border cinta').
Cerpen ini saya buat saat saya SMA. Saya terinspirasi dari seorang teman saya 'Chi-Mo'.
(Dimana pun lo berada saat ini, gw selalu mendoakan yang terbaik buat lo
dan semoga lo bahagia). 

Cerpen ketiga saya bertemakan supranatural (bukan hantu lho...).
Cerpen tersebut menceritakan tentang seorang pria (Kai) yang mempunyai kekuatan
untuk melihat ke dunia lain (baik itu masa depan, dunia ruh atau dunia paralel).
Di cerita ini diceritakan dunia yang mereka huni (Bumi), memiliki ruh penyangga yang
harus ditopang dengan ruh-ruh lainnya agar mereka dapat sampai ke Nirwana.
Namun karena tindakan beberapa manusia yang sudah tidak memiliki ruh,
sistem penyangga mulai goyah. Bumi mulai 'mati' secara perlahan dan 'Kai' berusaha
untuk menolong bumi. Kai berusaha menolong bumi dengan memanggil
ruh dari dunia ruh untuk menopang bumi, namun bayaran dari hal tersebut adalah
tubuh Kai. Kai juga berusaha menyadarkan beberapa manusia dengan membawa manusia
tersebut melihat alternatif kejadian di dunia paralel, dan bayaran untuk hal tersebut adalah
makin goyahnya dunia nyata,
Hingga akhirnya Kai bertemu dengan Yuki, Yuki menyadarkan Kai, bahwa manusia-lah
yang harus bisa dan mau berubah untuk menolong Bumi.
Cerita ini mengusung nilai persahabatan dan ikatan batin antara
manusia-Bumi-Tuhan-dan sesama ciptaan2 Tuhan).
Teman saya yang membaca cerita ini berkata cerita ini seperti telaah mimpi (hahaha...
emang lo kata, gw dukun :p).
Cerita ini saya buat saat saya akan menamatkan SMA dan baru selesai
saat saya kuliah tingkat dua.

Cerpen keempat saya (sudah saya publish di blog ini). 

Cerpen kelima...masih terkapar minta dijamah.

Semoga tahun ini, saya lebih bisa produktif :D

2 comments:

denyap said...

Smangat menulisss... FIGHT!!! :)

Perusahaan O.D.A.P said...
This comment has been removed by a blog administrator.