Dia...
Menjambak rakus halusinasi
Melemparnya bagai seonggok nasi basi
Menyelimutinya dengan luapan saliva
Menyerbunya dengan padanan kata menikam hati
Membenamkannya ke bumi dengan telapak kaki
Dia...
Menampik eksistansi mimpi
Merobeknya dengan iringan senandung caci
Memandikannya dengan percikan anyir melati
Menyulutnya dengan kobaran nafsi
Meleburnya dalam kemurkaan api
Dia....
No comments:
Post a Comment