Friday, February 25, 2011

Saat Cumi jadi Kambing

Aku kira dengan pemanggilan kami (4 ekor kambing kurban) ke dalam ruang wakil bos I- rumah pemotongan hewan kurban, akan menjadikan kami 100% kambing kurban yang akan mati...namun rumput tak selalu hijau kambing!

Di sebuah pulau yang terisolir oleh harga dirinya terdapat rumah pemotongan hewan kurban (RPHK). RPHK tersebut tak peduli jenis atau syarat seperti apa yang harus dipenuhi untuk kambing kurban. Mereka hanya peduli, jika mereka memotong banyak hewan kurban, maka harga diri mereka akan melejit.

RPHK tersebut menobatkan 4 ekor kambing untuk kurban : O, K, A dan V.

O dan K memang kambing yang sejak awal akan dinobatkan menjadi kambing kurban. Mereka hanyalah kambing yang baru datang ke rumah pemotongan hewan, mereka tak mengerti apa2. mereka hanya terdoktrin 'mati untuk orang yang layak'.

A...A hanyalah seekor kambing betina tua yang dikorbankan agar kambing kesayangan bos, yang sebenarnya layak dikurbankan, tidak mati tahun ini.

V...berbeda dengan O dan K..bahkan A, V sangat ingin menjadi kambing kurban, karena itulah cita2nya masuk ke dalam rumah jagal ini. Lagipula, V telah lama mengabdi pada rumah jagal ini, sehingga menurut semua kambing di tempat tersebut, patutlah ia untuk dikurbankan tahun ini.

Wakil bos I : "yak, jadi kalian bersiap2 untuk dikurbankan pada bulan x"
O dan K : "ya bos"
A : [terdiam....]
V : "Bos...berat saya belum mencukupi"
Wakil bos : "tenang saja, nanti saya masukkan kamu ke dalam program penggemukan badan"
V : [tersenyum penuh harap]

Saat seminggu sebelum program penggemukkan badan dimulai...

Staff pengatur pen-jagal-an : "untuk tahun ini yang akan dimasukkan ke dalam program penggemukkan badan adalah kambing R"

Suara embik riuh mengisi partikel udara yang panas lekat di dalam kandang

Wakil Bos I ingkar janji

O dan K...terdiam, mereka telah mendengar bisikan2
'Kau dikurbankan, karena kambing yang lain takut mati'
'Kau dikurbankan, karena kalian menyeramkan. Kalian mengancam keeksistensian dari kambing kesayangan bos'
'Kau dikurbankan, karena kalian dapat memicu kerisuhan jika dibiarkan'
'Sebelum kalian mengubah sistem RPHK ini, maka kalian harus dikurbankan dari sekarang'

Kambing V, tertunduk lesu...menunggu datangnya kesempatan tahun berikutnya.
'Wakil bos I sudah menyatakan pendapatnya, namun ia kalah oleh wakil bos II...'
'Kambing R mempunyai persengkongkolan dengan wakil bos III...'
'Wakil bos II dan III merupakan teman dekat'
'Bos besar nampaknya ter-angguk oleh Wakil bos II'
'Wakil bos II merupakan sahabat pemegang wewenang keberadaan RPHK di pulau ini'
'Wakil bos I...menyelamatkaan dirinya sendiri'

Sementara kambing A, tertunduk geram...mengutuk datangnya-kesempatan dirinya di tahun ini.
'Wakil bos I menunjuknya karena bos besar tak mau kambing kesayangan tempatnya menyusu, mati'
'Wakil bos I menunjuknya karena tak mau kambing kesanyangan, yang selalu membajak sawahnya, mati'
'Wakil bos I menunjuknya karena wakil bos II tak mau kambing kesayangan yang selalu menarik delman-nya, mati'
'Walaupun kambing A merupakan anak buah Wakil bos III, namun nyatanya para wakil bos juga seekor kambing'

No comments: